Home ยป PT Kanindo Makmur Jaya Lakukan Upaya Mediasi, Buntut Masalah Rekrutmen Karyawan

PT Kanindo Makmur Jaya Lakukan Upaya Mediasi, Buntut Masalah Rekrutmen Karyawan

JEPARA – PT Kanindo Makmur Jaya (FACTORY 2) melakukan upaya mediasi kepada saudara Galih atas kesalahpahaman yang terjadi saat Galih melamar sebagai karyawan perusahaan tersebut. Mediasi tersebut bertempat di Cafe Box Jepara, Kamis (25/4).

Dalam mediasi tersebut Galih ditemani Kuasa Hukumnya, Nur Zuliadi, sementar pihak PT Kanindo Makmur Jaya diwakili oleh M. Dalalim. Turut hadir Ketua Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (SPSI) Kabupaten Jepara Mardiyanto.

Perwakilan perusahaan PT Kanindo Makmur Jaya M. Dalilim menyampaikan permohonan maaf kepada saudara Galih atas adanya kekeliruan di bagian administrasi khususnya bagian rekrutmen yang terjadi pada saat melamar sebagai karyawan PT Kanindo Makmur Jaya (FACTORY 2) pada beberapa waktu lalu.

“Pada kesempatan ini kami meminta maaf yang sebesar-besarnya atas ketidaknyamanannya, karena ada kekeliruan administrasi tersebut ada kesalahpahaman yang akhirnya dipulangkan,” katanya.

Pihaknya berharap, proses mediasi pada hari ini ke depannya dapat menjadikan hubungan baik antara PT Kanindo Makmur Jaya dan Galih, serta ada solusi yang sekiranya bisa menjadikan win-win solution antara kedua belah pihak. Disamping itu, kejadian kali ini akan menjadi bahan evaluasi PT Kanindo Makmur Jaya untuk menjadi lebih baik lagi.

“Hasil dari mediasi ini nanti akan kita sampaikan ke menejemen terkait niatannya untuk bekerja di PT Kanindo Makmur Jaya, karena dari awal Galih memang ingin bekerja. Semoga nanti dari menejemen bisa merealisasikannya,” harapnnya.

Dalilim mengungkapkan, bahwa kasus ini merupakan kasus yang pertama kali terjadi di PT Kanindo Makmur Jaya. Ia pun menyebut, bahwa pegawai PT Kanindo Makmur Jaya yang menangani proses rekrutmen merupakan karyawan baru yang masih dalam masa percobaan.

“Mungkin dia kurang teliti, dimana yang seharusnya lulus menjadi tidak lulus dan sebaliknya. Kami juga sudah memberikan sanksi berat kepada admin kami, karena menurut kami ini masalah yang berat,” ungkapnya.

Sementara itu, Kuasa Hukum Galih mengapresiasi upaya mediasi yang dilakukan PT Kanindo Makmur Jaya. Pihaknya berharap kasus seperti ini tidak terulang kembali dilain hari.

“Saya menganggap kasus ini 80 persen sudah selesai, tinggal menunggu nanti respon dari menejemen. Semoga kejadian ini menjadi pembelajaran untuk kita semua,” katanya.

 

Wartawan ; ys/jpr

Editor : Redaksi

copyright mediaperss @ 2024

Spread the love

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *